Tim Indonesia Raih 1 Medali Emas dan 3 Medali Perunggu di IOI 2008
Atas doa restu segenap bangsa Indonesia akhirnya Tim Olimpiade Komputer Indonesia 2008 yang terdiri dari :
1. Irvan Jahja, SMA Aloysius I, Kota Bandung
2. Reinardus Surya Pradhitya, SMA Kolese Kanisius, Jakarta Pusat
3. Risan, SMAN I Tanggerang dan
4. Listiarso Wastuargo, SMAN III Yogyakarta
telah berhasil merebut 1 medali emas dan 3 perunggu di International Olympiad on Informatics (IOI) ke 20 di Kairo, Mesir pada tangal 16 – 21 Agustus 2008 lalu.

Pencapaian ini merupakan jawaban dari sebuah penantian yang sangat panjang sejak medali emas pertama sebelumnya yaitu pada IOI ke 9 tahun 1997 di Cape Town, Afrika Selatan. Hasil ini juga sekaligus merupakan kado istimewa dari Tim Olimpiade Indonesia untuk hari ulang tahun Kemerdekaan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang peringatannya ba
ru berlalu beberapa hari yang lalu.
Suryana Setiawan, Team Leader TOKI 2008 yang saat ini masih di Kairo mengungkapkan bahwa ”hasil tahun ini merupakan prestasi terbaik yang pernah dicapai oleh tim Olimpiade Komputer Indonesia selama 14 kali mengikuti IOI. Prestasi terbaik sebelumnya adalah 11 tahun yang lalu dimana Indonesia mendapatkan 1 emas dan 1 perunggu, Jika dihitung jumlah medali, tahun ini mengulangi sukses tahun lalu saat keempat peserta masing-masing berhasil memperoleh medali perunggu”. Dengan hasil ini, sejak pertama kali kiprah Indonesia di olimpide Komputer tingkat dunia ini telah mengkoleksi 2 emas, 9 perak dan 15 perunggu.
IOI kali ini diikuti oleh 283 peserta dari 78 negara. Absolute Winner diraih oleh siswa dari China. Sementara dari 24 medali emas yang diperebutkan China dan Polandia masing-masing berhasil menyabet 3 medali emas, AS, Rusia, Taiwan dan Thailand masing-masing memperoleh 2 medali emas. Indonesia bersama dengan 8 negara lainnya (Jepang, Kanada, Australia, dan sejumlah nagara Eropa Timur) mendapatkan masing-masing 1 medali emas.
Posisi klansemen tim Indonesia belum resmi diumumkan, namun kami perkirakan kita berada di peringkat 14 besar. Sebagai bandingan dengan negara lainnya, banyak negara yang sebelumnya adalah pelanggan medali emas, kali ini terpaksa hanya mendapatkan beberapa medali perak atau bahkan perunggu saja atau malahan tidak mendapatkan satu medali pun. Inggris, Bulgaria, Hongaria, Ceko, Belanda, Swedia dan Singapura mendapatkan beberapa medali perak. Negara seperti Jerman, Finlandia, Perancis, Spanyol, Denmark, dan Austria hanya mendapatkan beberapa perunggu saja. Bahkan negara maju seperti Portugal dan Irlandia tidak mendapatkan satu medali pun.
Irvan yang juga adalah pemenang medali emasi APIO (Olimpiade Komputer tingkat Asia Pasific) 2008, di hari pertama melakukan kesalahan kecil saja tetapi berakibat fatal sehingga hasilnya yang paling kecil di antara peserta kita, yaitu 126 dari nilai maksimal 300. Meski sempat terpukul mentalnya akibat kesalahan tersebut, pada hari kedua ia mampu bangkit dan memperoleh nilai 235 dari nilai maksimal 300, menjadi total 365. Reinardus Surya Pradithya, Risan dan Listiaso masing-masing memperoleh perunggu kerena tidak berhasil mencapai batas nilai perak yaitu 230 sementara mereka masing-masing adalah 213, 184 dan 153. Sekedar catatan, nilai yang diperoleh Reinardus Surya Pradhitya berselisih 17 angka dari batas nilai perak.
Hasil ini memang sangat mengejutkan, mengingat soal-soal yang diberikan dalam dua hari pelaksanaan lomba rata-rata memang cukup sulit. Namun ternyata dengan soal yang sulit terebut para peserta dari negara-negara lain pun juga merasa kesulitan, dan perolahan nilai rata-rata seluruh peserta memang cenderung menurun jika dibandingkan dengan pelaksanaan olimpiade sebelumnya, bahkan menurut catatan kami, sudah lama batas nilai terendah untuk medali IOI tidak serendah kali ini, yang artinya soal tahun ini memang lebih sulit dibanding beberapa tahun terakhir.
”Pada awal acara pengumuman pemenang yang menegangkan, kami hanya berani berharap dua medali dari Irvan dan Reinardus Surya Pradhitya, karena nilai dua siswa lainnya cukup mengkhawatirkan, namun seketika rasa haru, bangga dan senang merasuki seluruh anggota tim, ketika nama Listiarso Wastuargo dipanggil untuk menerima medali perunggu, dengan demikian kami langsung optimis bahwa semua anggota tim berhasil meraih medali” demikian Adi Mulyanto, deputy leader TOKI 2008 menambahkan.
Seluruh rangkaian acara IOI 2008 sudah berakhir malam tadi, rombongan tim Indonesia dijadwalkan akan tiba kembali di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta pada hari Senin, 25 Agustus 2008 sekitar pukul 18:05 dengan menumpang pesawat Singapore Airlaines dari Singapura dengan nomer penerbangan SQ 962.
Atas apa yang telah diperoleh ini, perlu kami menyampaikan penghargaan kami kepada berbagai pihak, KBRI Kairo yang sangat memperhatikan keberadaan rombongan selama di Kairo. Terlebih lagi kepada jajaran Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional RI, atas segala dukungan yang telah diberikan sehingga seluruh proses seleksi, pembinaan dan keberangkatan tim dapat terlaksana dengan baik. Begitu juga halnya para rekan-rekan pembina lainnya tidak ikut ke Kairo. Tidak lupa para alumni TOKI yang sangat penting partisipasinya baik langsung maupun tidak langsung dalam mengasah ketajaman analsis para adik-adiknya ini. Dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberi doa dan restunya sehingga segala sesuatunya dapat terjadi.
Semoga hasil ini dapat menjadi motivasi bagi para siswa kita di tanah air untuk berdiri tegak menghadapi tantangan masa depan mereka sendiri. Prestasi ini telah membuktikan bahwa kita memiliki kemampuan yang tidak kalah dari bangsa lain selama kita mau belajar tekun dengan tekad yang kuat. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa masa depan penuh tantangan dan keberhasilan kita sangatlah ditentukan oleh keuletan untuk menguasai ilmu dan teknologi khususnya teknologi informasi dan ilmu komputer.
Jakarta, 22 Agustus 2008
Fauzan Joko,-
Kordinator Humas TOKI
fauzanjs@gmail.com
Telepon : 0812 99 777 13
NB: Informasi lebih lengkap dapat di lihat di www.toki.or.id